Rabu, 01 Februari 2017

HARI BERSEJARAH BAGI DODO PART 4

Hari Bersejarah Bagi Dodo Part 4



    Oke Guys.. kali ini kita udah sampai di episode terakhir "Cerita Cinta Di SMA (Catatan Si DODO)" Inilah kisah dimana Si Dodo menahan rasa nervesnya. Dia takut Yoyo tidak menerima cinta darinya. Yok Langsung saja guys...
    Yoyo hanya bisa tercengang menatap Si Dodo seolah olah dia akan membuka tutup botol dan akan menyiram Si Dodo dengan air itu. Hati Dodo makin deg degan nggak karuan, kata kata pertama yang keluar dari mulut Yoyo membuat Dodo hilang harapan untuk yang kesekian kalinya. "Maaf yah, bukannya aku nolak, tapi bisa nggak aku gak jawab sekarang?" Itulah yang keluar pertama kali dari mulut Yoyo. Hati Dodo langsung nyesek guys gakaruan.. Dodo langsung bilang "Kamu harus mastiin sekarang, kalau nggak berarti kamu nolak aku, trus kalau kamu nolak kamu harus siram air itu ke aku". Si Yoyo kembali lagi menatap Dodo. Dan dia bilang, dia takut untuk bermain cinta lagi karna masa lalu cintanya yang kelam. Yoyo pada saat itu langsung mencerita ke Dodo akan masa lalunya yang kelam akan cinta. Dodo pun meyakinkan pada dirinya "Bahwa masa lalu dan masa kelamnya inshaallah nggak akan terulang jika kamu bersmaku." Ujar si Dodo dengan penuh keyakinan. Yoyo terdiam lama membuat Dodo semakin kebingungan.
    Dodo pun tak sabar menunggu jawaban cinta dari Yoyo. Hingga tepat pada pukul 16:30 Yoyo memgang air botol itu dan langsung membawa pergi sambil mengatakan "Aku gak bisa jawab sekarang" Dodo mendengar jawaban itu langsung sedih, karena menurutnya ini tidak sesuai dengan apa yang di ekspentasikannya. Yoyo pun bergegas menuju kedepan gerbang sekolah bersama teman temannya sambil sesekali melihat wajah Dodo yang terpaku. Dodo pun menjemput Yoyo didepan gerbang. Setelah mereka bertemu di depan gerbang Dodo mengucapkan sesuatu pada Yoyo "Yo. Kalau kamu gak bisa jawab sekarang oke.. nggak papa kok, akan aku tunggu. karena trauma akan cinta itu wajar. Aku tetep nunggu dan rasa sayang ini akan selalu ada buat kamu Yo." Kata si Dodo sambil merengek.
    Dodopun bergegas menuju kedalam bertemu dengan temannya untuk menutupi kesedihan yang dirasakannya, sambil sesekali Dodo menengok kearah depan memandang si Yoyo. Dia mencoba untuk tidak bersedih didepan temannya. Setelah lama berbicara dengan temannya, dia sudah mulai tenang.
    Tepat pada pukul 16:56 setelah Dodo berbincang dengan temannya, Dodo mendengar teriakan dari arah luar. "SELAMAT DODO!!!!" Dodopun terkejut dikiranya dia menang undian berhadiah. Dan ternyata pemikirannya salah, ternyata teriakan itu berasal dari salah satu teman Yoyo. Dodopun mengeceknya keluar dan belum sampai depan gerbang teman Yoyo kembali berteriak yang sama. Makin penasaran Dodopun langsung berlari tergesa gesa "Ada apa sih?" Tanya Dodo. "Lihat Yoyo" ujar temannya. Sepintas tak ada yang berbeda dari wajah Yoyo, hanya saat itu yang Dodo lihat senyuman tulus yang manis menusuk hatinya "Tidak ada yang berubah, emang ada apa?" Kata si Dodo. "Selamat kamu udah diterima sama Yoyo, jaga dia jangan dibuat nangis loh." kata temannya. Dalam hati Dodo udah bahagia tapi Dodo belum yakin bahwa Yoyo benar benar menerimanya.
    "Aku masih nggak percaya kalau kamu nerima aku, soalnya airnya gak diminum sama kamu." Tanya Dodo penuh dengan teka teki. "Aku nggak bisa minum, aku sakit. Jadi aku gak akan minum air ini, Tapi jujur sebenernya aku juga suka dan sayang sama kamu." Jawab si Yoyo. Mendengar kata itu Dodo langsung bahagia. Karena semua sudah jelas bahwa mereka saling sayang.
    Hari itu adalah momen yang spesial menurut Dodo, karena dia telah berhasil untuk mengungkapkan rasa hatinya kepada seorang cewek. Dan semoga hubungan Dodo dan Yoyo bisa langgeng selamanya.... Cerita Cinta Di SMA Catatan Si Dodo akan hadir di Part yang kedua. Tunggu Kisahnya beberapa tempo hari lagi.
   

          OKE GUYS.. THANKS FOR READING THIS BLOG. NEXT STORY IS "SUSAHNYA JADI ANAK BAND" Tetep Pantengin http://cerpensingkatfirdoradjaku.blogspot.co.id
Thanks For Reading.. Share To Your FRIEND And Always Positive Feedback^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar